Tujuan yang Tetap dan Sarana yg Berubah-ubah

Di awal tahun 2010 ini, mamaku mengirim message via fb kepadaku dan saudara-saudara lainnya. Isinya sbb:

sikat gigi pake pasta fluoride (pepsoden, slose up dan sejenisnya) bs sebabkan :
tumor, kanker, mandul, IQ rendah, rabun, pikun, ostoporosis, lebih awal mengalami perubahan2 masa pubertas, tumor tulang… dll

sikat gigi pake kayu siwak (yg di pake dan di anjurkan Rasulullah) sebabkan :
1. cegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi.
2. membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi
3. mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap.
4. menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan
5. mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi

kalo sulit nyari siwak… pake abbook (utk cuci piring) aja, sehat dan murah.. hehe..

buat sani: pesan mama, jgn neli odol lagi aaahhh.. beli kayu siwak ajaa.. yaaa nak… Baca entri selengkapnya »

Universitas Nasional Terbaik

Pertanyaan “Mana Universitas Terbaik?” senantiasa menarik untuk diulas. Banyak yang mencoba menjawab pertanyaan ini dengan berbagai metodologi dai A sampai Z. Kali ini kita menjelaskan keunggulan-keunggulan universitas nasional terkemuka dikaitkan dengan kiprah lulusannya di pentas politik nasional. Memang tidak “serius”, tapi tetap menarik disimak, minimal sebagai lelucon ringan di tengah panasnya situasi politik kita :D

1. Yang Paling Banyak

Universitas Indonesia adalah universitas yang paling banyak memproduksi menteri. Sejak zaman Orla, Orba, Reformasi, sampai Kabinet Indonesia Bersatunya SBY sekarang ini, alumni UI secara rata-rata paling banyak nyangkut di kabinet. Tapi untuk untuk jadi presiden? Belum pernah… calon saja belum ada! Sepertinya UI hanya spesialis produsen menteri saja. :D Baca entri selengkapnya »

Ciri-Ciri Orang Sok Tahu

Muka Sombong1. Suka berdebat tanpa pertimbangan matang

Karena merasa pintar, ia jadi suka mengikuti atau membuka “arena laga otak”. Namun sayangnya, sebenarnya ia hanya terlalu percaya diri akan kepintarannya sehingga pertimbangannya kurang matang. Tidak selamanya memenangkan yang benar dan mengalahkan yang salah adalah keputusan yang tepat. Pada umumnya yang lebih mendekati kebenaran adalah yang menghargai perbedaan sudut pandang.

2. Berusaha memberi kesan betapa luas pengetahuannya

Orang yang sok tahu cenderung pamer betapa banyak ia membaca. Padahal, pembacaaanya tidak secara mendalam, hanya sepintas lalu. Baca entri selengkapnya »

Konsekuensi Syahadat Kita

Kalimat syahadat terdiri dari dua klausa. Betapa ringan kita ucapkan bahkan mungkin kita tidak sadar mengucapkannya sehari minimal 5 kali. Namun, ternyata makna dan konsekuensi dari sebuah ucapan syahadat itu sangat banyak dan mendalam. Begitu banyak sekali sehingga di artikel ini, saya hanya sanggup membahas tentang syahadat ilahiyyah-nya saja dan itupun hanya konsekuensinya saja serta tidak semuanya (dua konsekuensi saja). Bahkan saya hanya membahas kalimat thayyibah-nya saja [yang merupakan bagian syahadat illahiyyah]. InsyaAllah kalau ada rezeki, saya akan melanjutkan pembahasan ini.

Baca entri selengkapnya »

Nama Khan Suka-Suka

Suatu hari, si Kecot naik taksi. Daripada diam aja iseng-iseng dia ajak ngobrol si supir taksi…

Kecot: “bapak namanya siapa pak?”

Supir Taksi: “Dr. Hamdani Harahap”

Kecot: “Lho, bapak sudah doktor kok jadi supir taksi pak..?!”

Supir Taksi: “Itu bukan gelar mas, Dr. itu nama asli pemberian bapak saya. Kalo sekolah sih saya cuma tamat SMP mas…”

Kecot: “….”

-

asli karya Bang Sani

Berkah Kemajuan Teknologi

Islam & TeknologiImam Malik meriwayatkan dari Yahya bin Sa’id, dari Sa’id bin al-Musayyib, ia berkata, “Aku pernah berjalan beberapa hari untuk mencari sebuah hadits”.

Alangkah susahnya mencari ilmu di zaman Imam Malik. Hal itu dikarenakan akses terhadap sumber ilmu sangat sulit. Sedemikian sulitnya sehingga ada saat-saat dimana seorang muslim yang tidak tahu hukum suatu perkara pun dipaksa memutuskan perkara tersebut karena mendesak. Simak hadist berikut. Baca entri selengkapnya »

A Hidden Message in English

English uses alphabet as its symbol. It has been a consensus that “a” is the first symbol, “b” is the second and and so on. However, why is it given like that? In fact, it is no matter if “b” is the first and “a” is the second, it does not influence the language itself. We still be able to use English as already…

However, we are grateful of that sequence because there are lessons in it, at least this one:

Baca entri selengkapnya »

Orang Yang Beretika

Pak guru pun masuk ke dalam kelas. Di atas meja sudah ada tumpukan tugas para murid. Begitu melihat keadaan kelas, perhatian pak guru tercuri oleh si Kecot yg sedang buru-buru nulis-nulis kemudian berjalan ke arah meja pak guru dan menaruh kertasnya, rupanya ia baru saja menyelesaikan tugasnya. Memang si Kecot dikenal sebagai seorang deadliner

Pak Guru: “anak-anakku sekalian, sebelum bapak memulai pelajaran bapak ingin berpesan kepada kalian agar kalian menjadi orang yang beretika. Beretika artinya berlaku pantas. Contohnya, kalau guru kalian menyuruh mengumpulkan tugas sebelum masuk kelas artinya jangan sampai kalian mengumpulkan setelah kelas dimulai, apalagi di depan mukanya langsung!”

Si Kecot langsung tunjuk tangan. Rupanya ia sadar juga sedang disindir…

Pak Guru: “yak, ada apa Kecot? Mau minta maaf ya…? Kali ini bapak maafkan kok…”

Kecot: “bukan pak, justru saya ingin bilang kalau saya setuju dengan bapak. Etika memang harus dipatuhi walaupun tidak ada pengawasan dan hukuman formalnya. Contohnya saya tadi pak, sebagai anggota dari Komunitas Para Deadliner, saya selalu mematuhi kode etik perkumpulan yang salah satunya: mengerjakan tugas paling cepat H – 1 jam. Ini lihat pak kartu anggota saya (sambil menunjukkan kartu anggota Komunitas Para Deadliner)…”

Pak Guru: “…?”

-

asli karya Bang Sani

FBku Hari Ini Sangat Menarik

Ada yg berupa pelajaran:

AK: “kerjaan numpuk. selesaikan atau dateng k sapel ??! huaaahhh,,watdefak”

MR: “tergantung memandang kewajiban itu sbg beban atau tantangan.

Kalau memandang sbg beban ya bakal berpikir “tidak!!! banyak kerjaan. Mana ya yg hrs ditinggal biar yg lain terkerjakan. Itupun sdh memberatkan”

Kalau memandang sbg tantangan akan punya pola pikir: “wah.. banyak ‘amal baik yg hrs digarap nih. Tantangan & latihan bagiku bgmana MENGEFISIENKAN kerja, MENGEFEKTIFKAN waktu dan MEMOTIVASI diri lebih pekerja keras agar semua terlalui”"

ada lelucon bertingkat Baca entri selengkapnya »

Definisi Anak Fasilkomlah yang Paling [Tidak] Jelas!

Di sebuah diskusi focus group lintas fakultas, para mahasiswa sedang memperdebatkan bagian yang tidak penting dari tugas mereka: definisi ciuman

Anak Psikologi: “ciuman adalah waktu dimana kondisi emosi paling tidak stabil, gelombang otak paling tidak berpola dan acceptance seseorang paling tinggi.

Anak FK: “ciuman adalah mediasi penularan penyakit paling potensial! WASPADA.. WASPADA..!

Anak Teknik: “ciuman adalah peristiwa gaya gesek yang koefisien gesekannya semakin lama semakin berkurang… ;)

Anak FISIP: “ciuman adalah fenomena budaya paling kontras, sangat tabu di suatu tempat namun sangat wajar di tempat lain.

Anak Fasilkom: “kalian semua nggak ada yg jelas! Ciuman itu adalah state dimana jarak suatu vertex suatu objek dengan vertex lain pada objek yang lain sama dengan nol, hanya bisa dibuat pakai graphical application dengan Object Oriented Programming .

setelah itu suasana hening selama 5 menit….

-

asli karya Bang Sani; inspirasi: suatu buletin di UI

« Entri lama